••• “Telah Dibuka Pendaftaran Taruna Akademi Militer (AKMIL), Untuk Lulusan SMA Jurusan IPA Dari Tanggal 6 Pebruari 2012 Sampai Dengan 31 Maret 2012, Untuk Informasi Selengkapnya dapat diperoleh di Ajendam VI/Mlw Balikpapan, Ajenrem 091/Asn Samarinda dan Ajenrem 101/Ant Banjarmasin" •••
 

Kodam Mulawarman on Facebook

Kodam Mulawarman on Twitter

Detasemen Arhanud Rudal-002

Satuan Detasemen Artileri Pertahanan Udara Peluru Kendali-002 Daerah Militer VI/Tanjungpura yang disingkat Denarhanud Rudal-002 Daerah Militer VI/Tanjungpura merupakan satuan Artileri Pertahanan Udara semi mobile yang bernaung dibawah Kodam VI/Tanjungpura yang dipersenjatai dengan unit peluru kendali Rapier, radar peringatan setempat yang sekaligus berfungsi sebagai radar pengendali tempur serta unsur pemeliharaan lapangan.

    Tugas pokok Denarhanud Rudal-002 Daerah Militer VI/Tanjungpura adalah melaksanakan pertahanan udara aktif untuk menghancurkan, meniadakan dan membatasi daya serta hasil guna serangan udara musuh yang menggunakan ruang udara pada aras rendah.

    Latar belakang pembentukan satuan Denarhanud Rudal-002 Daerah Militer VI/Tanjungpura adalah merupakan perwujudan pembangunan kekuatan TNI-AD dalam rangka mempertahankan obyek vital nasional diantaranya obyek vital yang berada di Kota Bontang yaitu PT. Badak NGL yang merupakan BUMN pengolah gas dan PT. Pupuk Kalimantan Timur yang merupakan BUMN penghasil pupuk pertanian. Satuan Denarhanud Rudal-002 Daerah Militer VI/Tanjungpura berdiri di atas tanah seluas 46,48 Ha dan beralamat di Jln. M.T. Haryono No. 1 Bontang, Kalimantan Timur. Diresmikan pada tanggal 21 Juni 1988 di lapangan Denarhanud Rudal-002 Dam VI/Tpr oleh Kepala Staf TNI-AD saat itu yaitu Jenderal TNI Edi Sudrajat.

    Satuan Denarhanud Rudal-002 Daerah Militer VI/Tanjungpura dipersenjatai dengan alutsista Rudal Rapier. Alut Sista Rudal Rapier merupakan peluru kendali anti pesawat udara buatan Inggris yang datang ke satuan Denarhanud Rudal-002 Daerah Militer VI/Tanjungpura Bontang, Kaltim pada tahun 1987. Sehingga usianya sudah tua dan Missile Rudal Rapier sudah melewati batas Lost Point maksimal sehingga sudah tidak aman lagi untuk ditembakkan berdasarkan Surat Telegram Danpussenart Nomor ST/62/2002 tanggal 15 Agustus 2002 tentang larangan untuk menembakkan Missile Rudal Rapier yang masih tersisa.

    Di satuan Denarhanud Rudal-002 Daerah Militer VI/Tanjungpura terdapat 11 (sebelas) Satuan Tembak (satbak) Rudal Rapier. 1 (satu) Satbak Rudal Rapier terdiri dari :
1.    Peluncur (Launcher).
2.    Penjejak Optik (Optical Tracker).
3.    Alat Bidik Bantu (Pointing Stick).
4.    Unit Pengendali Taktis (SEZ = Selector Engagement Zone).
5.    Sarana Peyakin Operator (OCF = Operator Confidence Facility).
6.    Rudal (Missile).
7.    Generator (GSGE = Generator Set Gasoline Engine).

    1 (satu) Satbak Rudal Rapier dilengkapi 2 (dua) unit kendaraan penarik jenis Land Rover 110 yang terdiri dari 1 (satu) unit FUT (Firing Unit Truck) dan 1 (satu) unit DSV (Dettachment Support Vehicle). 1 (satu) Satbak Rudal Rapier diawaki oleh 8 (delapan) orang, terdiri dari
1.    1 (satu) orang Komandan Satuan Tembak (Dansatbak).
2.    1 (satu) orang Bintara Satuan Tembak (Basatbak).
3.    2 (dua) orang Bintara Penembak (Babak).
4.    2 (dua) orang Tamtama Operator (Taop).
5.    2 (dua) orang Tamtama Pengemudi (Tamudi).
   
    Mengingat bahwa Satbak Rudal Rapier mempunyai sifat-sifat yang khusus, maka daerah gelar Satbak Rudal Rapier harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
1.    Medan harus cukup luas dan keras untuk menggelar semua peralatan.
2.    Jalan pendekat (masuk dan keluar) cukup baik.
3.    Mempunyai sektor tembakan yang tidak terhalang.
4.    Jauh dari tegangan tinggi minimal 300 meter.
5.    Kemiringan tempat gelar daripada Launcher (Peluncur) tidak boleh lebih dari ± 90 mil (± 5º ).
6.    Sudut elevasi antara Launcher dengan Optical Tracker tidak boleh lebih dari ± 180 mil (± 10º).
7.    Jarak antara Launcher dengan benda-benda yang mudah terbakar atau gedung-gedung ± 10 meter.
8.    Jarak antara Launcher dengan Runway dan Taxiway ± 30 meter.

    Di satuan Denarhanud Rudal-002 Dam VI/Tpr juga terdapat 1 (satu) unit Radar Giraffe yang merupakan Radar Peringatan Setempat sekaligus Radar Pengendali Pertempuran bagi Satbak-Satbak Rudal Rapier. Radar Giraffe dapat menangkap 9 (sembilan) sasaran sekaligus, dan dapat membaginya ke Satbak-Satbak Rudal Rapier secara terintegrasi. Radar Giraffe yang ada di satuan Denarhanud Rudal-002 Dam VI/Tpr ditempatkan di atas kendaraan Truck 16 Ton merk Volvo. Radar Giraffe diawaki oleh :
1.    1 (satu) orang Perwira Pengendali Tempur (Padalpur).
2.    1 (satu) orang Bintara Tinggi Pengendali Tempur (Batidalpur).
3.    2 (dua) orang Bintara Pengendali Tempur (Badalpur).
4.    1 (satu) orang Tamtama Pengemudi.

    Dalam sistem pemeliharaan dan pencegahan Alut Sista Rudal Rapier, terdapat beberapa tingkat pemeliharaan. Diantaranya :
1.    Pemeliharaan tingkat 0: Dilaksanakan oleh Operator Satbak Rudal Rapier.
2.    Pemeliharaan tingkat I: Dilaksanakan oleh Tim Pemeliharaan Denarhanud Rudal-002.
3.    Pemeliharaan tingkat II: Dilaksanakan oleh Dohar Rudal Malang, Jawa Timur.
4.    Pemeliharaan tingkat III: Dilaksanakan oleh Base Work Shop (BWS) Cibubur, Jakarta.
5.    Pemeliharaan tingkat IV: Dilaksanakan oleh produsen Rudal Rapier yaitu British Aerospace (BAE), Inggris.

    Dibidang personel, berdasarkan Tabel Organisasi dan Peralatan Detasemen Artileri Pertahanan Udara Peluru Kendali Rapier (Denarhanud Rudal Rapier) yang disahkan dengan Keputusan Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat Nomor : Kep/68/XII/1986 tanggal 19 Desember 1986, maka personel Denarhanud Rudal-002 Dam VI/Tpr berjumlah 209 personel, yang terdiri dari :
1.    12 (dua belas) orang Perwira.
2.    93 (sembilan puluh tiga) orang Bintara.
3.    104 (seratus empat) orang Tamtama.

    Dalam waktu dekat, satuan Denarhanud Rudal-002 Daerah Militer VI/Tanjungpura akan menerima Alut Sista baru berupa Meriam 23 mm/Zur komposit dengan Rudal Grom yang merupakan senjata anti pesawat udara buatan Polandia.(Denarhanud Rudal-002)

 
< Sebelumnya
Kamis, 23 Februari 2012

Satuan Kodam VI/Mlw

Korem
Kodim
Batalyon
Badan Pelaksana

Pencarian

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari ini158
mod_vvisit_counterKemarin772
mod_vvisit_counterMinggu ini2639
mod_vvisit_counterBulan ini16741
mod_vvisit_counterTotal257832

IP Address

38.107.179.228

Sedang Online

Saat ini ada 8 tamu online

Operator

Koneksi Info Terbaru