••• Selamat Datang Peserta Kejuaraan Nasional YongMooDo Piala KASAD IV tahun 2014 di Kodam VI/Mulawarman | 17 - 18 Desember 2014 | Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome | Kota Balikpapan - Kalimantan Timur •••

MENGASIHI ADALAH MENERIMA ORANG LAIN APA ADANYA

Balikpapan (16/01). Prajurit TNI dan PNS se-Garnizun Balikpapan yang beragama Protestan dan Katolik, menggelar perayaan Natal bersama di Aula Makodam VI/Mlw Balikpapan Rabu, 16 Januari 2013. Perayaan Natal mengambil tema : “Jadikan Natal sebagai sumber inspirasi dan motivasi bagi prajurit TNI untuk meningkatkan profesionalisme dalam pengabdian demi kejayaan bangsa dan negara”.

Perayaan Natal dimeriahkan dengan Lagu-lagu Natal, vocal group dari Batalyon Yonif 600/Raider, Siswa SMK Kartika V-1, Trio Kowad Kodam VI/Mlw dan pujian Dr. Julianoes N. Adam dari Kutai Kartanegara. Sementara Narasi Natal disampaikan oleh Pastor Nikolas Satidja Widjaya, OMI dari Gereja Katolik Teresia  Prapatan Balikpapan. Hadir dalam acara tersebut, Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Wiyarto S.Sos, Irdam VI/Mlw bersama para Staf Ahli Pangdam VI/Mlw, Asisten dan Wakil Asisten para Kabalak Kodam VI/Mlw, Wakil Ketua Persit PD VI/Mlw Ny. Paramita Wiyartyo serta beberapa undangan lainnya.  

Pesan Natal yang disampaikan oleh Pastur Nicolas Setidja Widjaya, OMI. yaitu :

-  Allah begitu solider dan empati dengan manusia sehingga rela menjadi manusia dalam diri Yesus, rela menderita, wafat dan bangkit sehingga dimuliakan Bapa di Surga. Dia menjadi saudara dengan kita. Tuhan saja bersaudara dengan kita, mengapa kita tidak mampu menjadi saudara bagi sesama?
-  Yesus menjadi saudara bagi orang yang sakit dan menderita, mengapa kita belum menjadi saudara dengan mereka? Mengapa sulit membuka mata terhadap penderitaan sesama? Apakah lebih mudah  dan enak tertawa di atas penderitaan sesama daripada mengulurkan tangan dan menolong.
-   Seringkali  kita  lupa  bahwa  mengasihi  adalah menerima diri orang lain  seutuhnya tanpa syarat.
-   Mengasihi   suami   bukanlah   hanya  pada  saat  dirinya  begitu  gagah  dan mapan dengan pekerjaan yang menjanjikan.
-   Mengasihi   isteri   adalah   menerima   dirinya   apa   adanya   dengan   kondisi  fisik  seperti apapun.
-   Mengasihi   anak   adalah   bisa   memuji   dan   memberinya   semangat    sekalipun kemam puannya jauh di bawah rata rata anak seumurannya.
-   Mengasihi  Orangtua  adalah  bangga  memiliki   mereka   sekalipun   mereka  bukan orangtua yang sempurna. -   Mengasihi  TNI  adalah  krasan  dan  senang  hidup  dengan  Sapta Marga, Sumpah prajurit dan delapan wajib  dalam situasi apapun.
-  Mengasihi Profesi sebagai Prajurit adalah bangga dan selalu siap membela nusa dan bangsa Indonesia , kendatipun saat ini bangsa sedang prihatin.
-   Mengasihi adalah menerima orang lain apa adanya.

Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Dicky Wainal Usman. S.IP., M.Si dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI Wiyarto S.Sos antara lain mengemukakan bahwa; “Natal bagi umat Kristiani, merupakan kabar gembira dan harapan”.  Kabar gembira, karena pada hari tersebut datang juru selamat yang membebaskan derita manusia, membebaskan dunia dari kehancuran karena ulah dan dosa manusia. Sedangkan bermakna harapan, karena dengan pembebasan itu, manusia dapat bersatu dengan Tuhannya, dapat berkarya di atas dunia, sesuai dengan karya Tuhan.

Pangdam berharap agar segenap prajurit dan PNS dapat memetik hikmah setiap perayaan Natal dengan sebaik-baiknya. “Jadikanlah Natal sebagai momentum untuk memperbaharui citra diri sebagai prajurit Sapta Marga, pembela dan pelindung rakyat, serta  sebagai pilar penyangga persatuan dan kesatuan bangsa, berlandaskan  semangat Kemanunggalan TNI-Rakyat”, kata Pangdam VI/Mlw.   Perayaan Natal diawali dengan ibadah  yang dipimpin oleh Pdt. Lukas Hendy, MTh. 
 
(Penerangan Kodam VI/Mlw)