••• Selamat Datang Peserta Kejuaraan Nasional YongMooDo Piala KASAD IV tahun 2014 di Kodam VI/Mulawarman | 17 - 18 Desember 2014 | Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome | Kota Balikpapan - Kalimantan Timur •••

LAKSANAKAN TUGAS OPERASI DENGAN PENUH RASA TANGGUNG JAWAB DAN DISIPLIN TINGGI

Balikpapan (13/05). Pangdam VI/Mlw Mayjen TNI Dicky Wainal Usman, S.IP., M.Si. mengingatkan kepada seluruh prajurit dari Batalyon Infanteri 141/Aneka Yudha Jaya Prakosa yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-Malaysia agar merazia seluruh barang-barang yang masuk ke wilayah Republik Indonesia serta barang-barang yang dianggap illegal. Karena setiap barang yang masuk ke wilayah Indonesia harus ada prosedur dan aturannya.

Hal tersebut dikatakan Pangdam VI/Mlw dalam sambutannya saat upacara penerimaan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 141/Ayjp di Halaman Pelabuhan Semayang Balikpapan Senin 13 Mei 2013. Upacara penerimaan Satgas Pamtas 141/Ayjp tersebut dihadiri Kapolda Kaltim Irjen Pol Anas Yusuf, Kasdam VI/Mlw, Danrem 091/Asn, Irdam VI/Mlw, para Asisten, Staf Ahli Pangdam, Danlanal Balikpapan, Danlanud Balikpapan, Para Komandan Satuan, Kabalak, Dansat Brimob, Dandim 0905/Bpn, Kapolres Balikpapan, perwakilan Tentara Diraja Malaysia, Asisten Walikota Balikpapan.

Satgas Pamtas Yonif 141/Ayjp yang berasal dari Kodam II/Sriwijaya tersebut berlayar dengan mengunakan KRI Teluk Ratai dengan nomor lambung kapal 509. Para prajurit tersebut akan menggantikan satgas Pamtas Yonif 407/Padma Kusuma  dari Kodam IV/Diponegoro yang sudah 6 bulan melaksanakan pengamanan Perbatasan.

Masih dalam amanatnya Pangdam mengingatkan kepada seluruh prajurit 141/Ayjp agar memahami bahwa tugas yang diemban oleh prajurit tersebut adalah merupakan kepercayaan dan kehormatan serta wujud bakti terhadap rakyat, bangsa, dan Negara. Oleh karenanya kepercayaan tersebut harus dipertanggungjawabkan dan dilaksanakan dengan penuh semangat dan kesungguhan serta dilandasi sikap disiplin yang tinggi.

Keberhasilan seorang prajurit dalam melaksanakan tugas merupakan kebanggaan yang tinggi nilainya, karenanya kalian dapat menyumbangkan pengabdian kepada bangsa dan Negara yaitu menjaga kedaulatan NKRI.

Hal inilah yang menempatkan tugas operasi memiliki nilai pengabdian yang tinggi, sehingga Negara pun akan memberikan penghargaan yang besar kepada prajurit yang melaksanakan tugas operasi dengan baik dan benar.

Menurut Pangdam wilayah perbatasan juga memilki potensi kerawanan yang cukup tinggi seperti penyelundupan, kegiatan illegal logging, pelanggaran perbatasan termasuk masyarakat pelintas batas secara illegal. Tentunya harus benar-benar menjadi perhatian seluruh prajurit selama melaksanakan  tugas pengamanan perbatasan.

(Penerangan Kodam VI/Mlw)