••• Selamat Datang Peserta Kejuaraan Nasional YongMooDo Piala KASAD IV tahun 2014 di Kodam VI/Mulawarman | 17 - 18 Desember 2014 | Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome | Kota Balikpapan - Kalimantan Timur •••

MENELADANI SIKAP PERILAKU RASULULLAH SAW

Samarinda (29/01). Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1433 H di Korem 091/Asn pada Senin (28/01), digelar di Aula Manunggal Makorem 091/Asn, dengan mengambil tema “Jadikan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai landasan motivasi juang dan profesionalisme prajurit TNI dalam pengabdian kepada bangsa dan Negara“.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Kasrem 091/Asn Kolonel Inf Aminullah, Dandim 0901/Smd Letkol Inf Junaidi M, Komandan Yonif 611/Awang Long Mayor Inf Andi Mustafa Akad, para Kabalak Aju, para Kasi dan Pasi Korem 091/Asn, gabungan Bintara,Tamtama dan PNS serta ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana se Garnisun Samarinda.

Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an surah Al-Ahzab ayat 21 sampai ayat 34 yang disampaikan oleh Rofi’ah Muklas dan sari tilawah yang disampaikan oleh PNS Subani, dalam sambutan Danrem 091/Asn Brigjen TNI Gadang Pambudi yang pada intinya diharapkan, “Kita semua yang hadir saat ini dapat mengikuti dan menyimak apa-apa yang disampaikan oleh penceramah, sehingga dapat memperoleh manfaat dan safaat, yang pada akhirnya dapat mempertebal iman dan taqwa kita kepada Allah SWT dan mengambil suri tauladan dari akhlak rasulullah serta menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari baik di dalam kehidupan rumah tangga maupun di lingkungan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara”.
 
Selain itu Danrem berpesan, ada dua hal penting yang perlu direnungkan dari hikmah peringatan Maulid nabi Muhammad SAW yaitu :  Yang pertama Sampai sebatas mana kita sebagai umat manusia, dapat mencontoh dan meneladani sikap perilaku Rasulullah SAW yang sangat mulia dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai hamba tuhan maupun sebagai anggota masyarakat, karena beliau memiliki kepribadian dan budi pekerti yang sangat luhur, yang kita kenal dengan sebutan “ahlakul karimah”, yang juga mempunyai predikat “rahmatan lil alamin” dan kedua bagaimana kita mengimplementasikan atau mewujudkan keteladanan rasulullah sholallahu alaihi wasallam tadi dalam menghadapi dan menyikapi perkembangan situasi akhir-akhir ini yang  semakin  penuh  dengan  berbagai tantangan.

Sementara itu, penceramah yang diundang dari Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muawanah Samarinda Ustadz Slamet Basuki dalam penyampaian tausiahnya dalam hikmah Maulid Nabi mengulas secara mendalam tentang alasan mengapa Nabi Muhammad SAW diturunkan kemuka bumi. Ulasannya diawali dengan menyitir salah satu Hadist Nabi, Innama al-buistu min makarima al-ahklaq…,yang artinya sesungguhnya tidaklah aku diutus melainkan untuk menyempurnakan ahklaq. Dalam kehidupan bernegara lanjutnya, Rosululloh mengajarkan keberanian kepada kita semua, hal ini dibuktikan dengan adanya perang Uhud, walaupun secara teori umat Islam kalah personil dan persenjataan akan tetapi dengan keberanian semangat dan doa pasukan muslim mendapat kemenangan dalam perang tersebut.

Ustadz Slamet Basuki menjelaskan juga bahwa peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW ini sebagai momentum meneladani bagaimana ahlak-ahlak Nabi Muhamad SAW, diantaranya kesabaran, beliau, bagaimana hidup bermasyarakat, agar kita menjadi orang-orang yang cerdas, santun dan berhasil dengan tidak mengedepankan emosi. “Rosullulah itu mencontohkan, walaupun beliau itu sebagai imamnya para Ambia Wal Mursaalin, beliau dekat dengan para dhuafa," paparnya. Selain itu, lanjutnya, dengan peringatan Maulid ini kita mempersatukan ukhuwah, agar jangan sampai Islam terkotak-kotak, karena Islam itu Rahmatan lil Alamin (Rahmat bagi seluruh alam), sehingga kita melaksanakan aqidah sebaik-baiknya.

(Penrem 091/Asn)