Arti Lambang Kodam VI/Mulawarman

 

PATAKA DAN BADGE KODAM VI / MULAWARMAN

SESUAI SURAT KEPUTUSAN KASAD

NO SKEP/234/VI/2010 TANGGAL 24 JUNI 2010

 

 

Bagde Kodam VI/Tanjungpura

 

 

Pataka Kodam VI/Tanjungpura

 

 ARTI DAN MAKNA PATAKA

 

1.    Bintang Bersudut Lima, mempunyai arti sebagai lambang Ketuhanan Yang Maha Esa dan Pancasila sebagai Falsafah dari Pandangan Hidup Bangsa serta merupakan lambang Angkatan Darat (Matra Darat).

Maknanya,

Bahwa setiap prajurit senantiasa menjunjung tinggi, melestarikan Pancasila dan UUD 1945 bercita-cita luhur sesuai proklamasi 17 Agustus 1945 serta bertakwa Tuhan Yang Maha Esa.

 

2.    Telabang/Perisai, terbuat dari kayu digunakan sebagai alat pengaman, penangkis serangan anak panah, tombak atau senjata lain dari musuh dalam peperangan dijaman dahulu kala dengan bentuk segi enam.

Maknanya,

Bahwa setiap prajurit Kodam VI/Mlw dalam melaksanakan tugas pokok, setia membela, mempertahankan, menghancurkan setiap ancaman bahkan serangan musuh dari manapun datangnya.

 

3.    Mandau, adalah alat/senjata dalam kehidupan sehari-hari yang telah digunakan sejak jaman prasejarah (Nusantara) di Kalimantan, yang terbuat dari besi. Gagang terdiri dari mantera, dilengkapi dengan jumbai dari rambut warna kuning emas, sebelah atas 17 ikat dan bawah 8 ikat, yang mengingatkan semangta juang proklamasi 17 Agustus 1945.

Maknanya,

Bahwa mandau adalah merupakan sarana kekuatan Kodam VI/Mlw dengan rakyat dalam rangka penjabaran wilayah yang mengikutsertakan seluruh potensi dalam masyarakat.

 

4.    Sumpit/Tombak, terbuat dari kayu ulin (kayu besi) pada ujungnya diberi pisau sangkur sehingga sumpit disebut tombak.

Maknanya,

Bahwa penyelenggaraan pertahanan keamanan didaerah Kodam VI/Mlw, mengikut sertakan seluruh rakyat maupun potensi masyarakat. Warna hitam dengan tiga garis putih diartikan hubungan/manunggal TNI dengan rakyat adalah abadi, tak dapat di pisahkan oleh apapun juga, tiga strip menandakan tiga Kodam sebagai pelaksana (perpaduan ketiga lambang) yaitu telabang, mandau dan sumpit.

 

5.    Peta Kalimantan, menunjukkan daerah kawasan yang menjadi tanggung jawab pembinaan dan pembangunan Kodam VI/Mlw.

Maknanya,

Bahwa Kodam VI/Mlw sebagai Kotama TNI-AD melaksanakan tugas pokok TNI-AD diwilayahnya dengan mewujudkan, memelihara dan meningkatkan kesejahteraan/kemakmuran bersama-sama dengan seluruh potensi masyarakat menyelanggarakan Hankamrata guna melindungi dan mempertahankan segenap bumi, tanah, air, bangsa, Pancasila dan UUD 1945.

 

6.    Garis Gelombang Warna Putih, melukiskan sungai sesuai etimilogi. Kalimnatan berasal dari kata Kali = Sungai dan Mantan = Besar artinya Sungai Besar

Maknanya,

Bahwa pengabdian prajurit Kodam VI/Mlw Kepada bangsa dan negara khususnya TNI-AD tidak pernah terputus dan tak pernah berhenti selama hayat dikandung badan.

 

7.    Bunga Tanjung Warnanya Putih Kekuning-kuningan Baunya Harum Semerbak, pada jaman nusantara digunakan sebagai korban persembahan, wangi-wangian dalam upacara keagamaan dan dianggap suci serta memiliki khasiat

Maknanya,

Bahwa setiap prajurit Kodam VI/Mlw yang bertugas mengabdikan diri diesluruh wilayah baik di kota maupun dipelosok terpencil harus selalu berkewajiban menjaga dan menjujung tinggi nama baik kesatuan dengan meninggalkan nama yang harum.

 

8.    Padi dan Kapas,

a.    Padi, merupakan tanaman pokok untuk bahan pokok kehidupan rakyat tumbuh subur di Kalimantan yang artinya sebagai kemakmuran dan kesejahteraan rakyat yang melimpah di Kodam VI/Mlw.

Maknanya,

Bahwa setiap prajurit Kodam VI/Mw berkewajiban untuk meningkatkat pembangunan terutama kesejahteraan rakyat dengan pelaksanaan TMMD.

 

b.    Bunga Kapas, merupakan tumbuhan bahan baku untuk benang, pakaian atau  sandang dan sebagai lambang kemakmuran dan kesejahteraan.

Maknanya,

Bahwa setiap prajurit Kodam VI/Mlw berkewajiban untuk meningkatkan pembangunan terutama kesejahteraan/kemakmuran rakyat dengan pelaksanaan TMMD. Jumlah padi 45 butir mengingatkan tahun proklamasi kemerdekaan RI tahun 1945. Bunga Kapas berjumlah 8 kuntum dengan berdaun 17 helai mengingatkan agar cita-cita keadilan keadilan sosial mewujudkan kesejahteraan serta kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia selalu dilandasi semangat proklamasi 17 Agustus 1945.

 

9.    Pita Seloka Berwarna Biru Muda dan Tulisan Mulawarman warna putih mempunyai arti dalam mengemban setiap tugas bagi bangsa dan negara harus dilandasi oleh keyakinan yang tinggi, ketabahan menghadapi segala rintangan dengan kesabaran maupun ketekunan sehingga mencapai hasil yang gemilang.

Maknanya,

Bahwa setiap prajurit Kodam VI/Mlw dalam melaksanakan setiap tugas senantiasa bersikap teguh dan tabah dalam segala tantangan dan rintangan, tunduk, patuh serta loyal kepada semua perintah atasan dan peraturan.

***