DANDIM: PEMBAKARAN LAHAN GUNTUNG DAMAR ADALAH WARGA LANDASAN ULIN

DANDIM: PEMBAKARAN LAHAN GUNTUNG DAMAR ADALAH WARGA LANDASAN ULIN
DANDIM: PEMBAKARAN LAHAN GUNTUNG DAMAR ADALAH WARGA LANDASAN ULIN

BANJARBARU, Kawasan area Hot Spot lahan dan hutan terbuka Guntung Damar Banjarbaru kembali terbakar. Penyebabnya adalah masyarakat itu sendiri membersihkan ladangnya dengan membakar semak-semak dan meninggalkan lahan tersebut tanpa memastikan api telah mati. Sehingga mengakibatkan banyak korban baik masyarakat yang ada di sekitar perkampungan maupun Anggota TNI. Jumat (24/11)

Dikarenakan pembakaran lahan yang luasnya 10 hektar,  hal ini langsung saja menjadi perhatian khusus Komandan Kodim 1006/ Mtp Letkol Arm Andi Martopo SE,  sejumlah instansi pemerintah Daerah, seperti BPBD, Manggala Agni, Satpol-PP, TNI/ Polri, PMI, Ormas bahkan ratusan masyarakat.

Dengan sigap dan tindakan yang tegas selaku pimpinan wilayah teritorial Dandim Martapura melalukan koordinasi dengan instansi hukum terkait dan di bantu oleh Unit Intel Dim dan anggota Babinsa, Babinkamtibmas serta masyarakat yang melihat guna mempercepat menemukan pelaku pembakaran.

Alhasil dengan cepat empat orang warga yang membakar lahan tersebut dapat ditemukan di antaranya ” Samito (55), Andi umar (22), Mursid (50), dan Kasmito (65) yang semuanya berdomisili dengan alamat Jalan Golp Pelita 4 Kelurahan Liang Anggang Kecamatan Landasan Ulin Banjarbaru

Proses penangkapan keempat pelaku tersebut, menjadi tontonan ratusan warga pada kegiatan simulasi proses tindak cepat dan tepat dalam penanganan bencana terjadinya kebakaran lahan dan hutan ” Antasari Aksi”

Dandim 1006/ Mtp Letkol Arm Andi Martopo SE selaku Dansatgas Penanggulangan Bencana Alam kebakaran lahan dan hutan Antasari Aksi mengatakan di hari terakhir latihan ini konsep yang mendasar secara keseluruhan Penanggulangan Bencana Kebakaran  Lahan dan Hutan yang melibatkan dua Pemerintah Kabupaten dan Kota tersebut, mendapat antusias dari sejumlah instansi yang terlibat, dimana sinergitas dan garis koordinasi sangat terarah, cepat dan tepat waktu.

Melalui simulasi itu Komando Taktis satgas latihan Penanggulangan Bencana Alam mempersiapkan sejumlah bekal peralatan yang disiapkan dalam latihan berupa, tenda peleton sebanyak 6 unit, , alat masak (aldurlap) 6 set, Kendaraan (Truck) 6 unit, kendaraan roda dua 5 unit, mobil mitshubishi 3 unit, Ambulance 5 unit, Damkar 2  Manggala agni unit serta sepeda motor 5 unit

Kegiatan simulasi penanggulangan bencana yang dilaksanakan ini, merupakan langkah sosialisasi bagi masyarakat agar jangan dan tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan dengan sengaja.

Ini menjadi perhatian khusus bagi kami, apabila ada warga yang melakukan pembakaran lahan dan hutan dengan sengaja, tentunya akan ditindak-tegas sesuai undang-undang dan hukum yang berlaku

Berharap kepada masyarakat untuk menjaga keasrian hutan dan lahan, jangan lakukan pembakaran, akibatnya sangat berdampak negatif untuk masa mendatang”

Kata Pak Andi selaku Dansatgas.

 

(Kodim 1006/Mtp) 04 g

Tentang Tim Redaksi Website Kodam VI/Mulawarman 893 Articles
Tim Redaksi Website Kodam VI/Mulawarman

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*