KASDAM VI/MLW PIMPIN UPACARA BENDERA TUJUH BELASAN

KASDAM VI/MLW PIMPIN UPACARA BENDERA TUJUH BELASAN
KASDAM VI/MLW PIMPIN UPACARA BENDERA TUJUH BELASAN

Balikpapan, (17/07)  Bertempat di lapangan upacara Makodam VI/Mlw telah dilaksanakan upacara bendera Tujuh Belasan yang berlangsung dengan penuh hikmat, bertindak sebagai Inspektur Upacara Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI  Muhammad Nur Rahmad, Senin 17 Juli 2017.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS jajaran Kodam VI/Mlw. Upacara ditandai dengan penaikan Bendera Merah Putih oleh petugas dari Satuan Pomdam VI/Mlw.

Dalam amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang dibacakan oleh Kasdam VI/Mlw Brigjen TNI  Muhammad Nur Rahmad menyampaikan ucapan Minal ‘Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh Prajurit, ASN dan keluarga besar TNI dimana-pun berada dan bertugas. Semoga hikmah Ramadan dan hari raya Idul Fitri 1438 H senantiasa memberikan pencerahan dan semangat kita semua dalam mengabdi kepada bangsa dan negara melalui institusi TNI.

Lebih lanjut Panglima TNI mengemukakan, beberapa waktu belakangan ini kita mengetahui adanya beberapa peristiwa yang menjadi perhatian masyarakat. Salah satu diantaranya terkait dengan aksi teror terhadap aparat keamanan maupun aksi-aksi kejahatan berupa geng motor yang menimpa masyarakat maupun Prajurit TNI sehingga menimbulkan kegelisahan dan kecemasan masyarakat termasuk keluarga besar TNI,

Menyikapi dengan adanya kejadian tersebut, Panglima TNI memerintahkan kepada jajaran aparat Iintelijen dan Teritorial TNI agar berkoordinasi dengan aparat Kepolisian guna mendeteksi dan mencegah setiap aksi kejahatan yang dapat menimbulkan keresahan masyarakat, khususnya keluarga besar TNI dan Polri.

Panglima TNI juga menekankan kepada seluruh Prajurit TNI dimanapun berada dan bertugas untuk tidak risau dan tidak cemas. Saya selaku Panglima TNI dan Pimpinan kalian, akan senantiasa melindungi kalian ketika mengambil sikap tegas dalam menindak aksi-aksi kejahatan yang menimpa masyarakat, khususnya keluarga besar TNI.

Saya tegaskan, ketika kalian melakukan tindakan tegas dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, maka saya selaku Panglima TNI akan mengambil alih tanggung jawab atas langkah dan tindakan kalian.

Kewajiban saya dan para komandan satuan untuk bertanggung jawab atas segala tindakan yang kalian ambil secara benar dan sesuai prosedur hukum.  Itulah komitmen saya, dan saya setia kepada komitmen itu karena satu orang Prajurit TNI tersakiti, maka sesungguhnya seluruh Prajurit TNI juga merasa tersakiti.

Menyinggung masalah Terorisme, Panglima TNI menegaskan kembali bahwa Terorisme adalah kejahatan terhadap negara dan jangan dianggap main-main, karena bahaya Terorisme itu sungguh-sungguh nyata bahkan Indonesia juga menjadi sasaran aksi-aksi Terorisme.    TNI, tidak boleh kalah dengan Teroris dan TNI selalu siap dalam pemberantasan Terorisme. Diperintah apa pun, TNI juga siap demi menyelamatkan anak cucu bangsa Indonesia.

Di penghujung amanatnya, Panglima TNI mengingatkan kembali tentang penggunaan media sosial. Seiring dengan pesatnya kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, saat ini telah muncul kelompok baru yaitu “Cyber Narcoterorism”. Kelompok ini menggunakan dunia maya sebagai wahana untuk menyebarkan informasi yang sesat, mengedarkan dan menyalahgunakan Narkotika yang hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan terorisme. Kejahatan lintas negara ini akan menjadi ancaman serius dan sangat berbahaya bagi peradaban suatu bangsa termasuk kelangsungan hidup bangsa Indonesia.

Kelompok “Cyber Narcoterorism” menggunakan beragam situs terkemuka seperti you tube, twitter dan facebook untuk tujuan merebut pangsa pasar. Gerakan “Cyber Narcoterorism” menjadi musuh utama bangsa Indonesia saat ini, bahkan menjadi musuh bangsa-bangsa di dunia.

Kepada seluruh Prajurit, ASN dan keluarga besar TNI, saya minta kesadaran yang tinggi dalam menggunakan media sosial baik pribadi maupun kedinasan. Saya perintahkan, batasi penggunaan handphone, Smartphone dan media elektronik lainnya dari hal-hal yang tidak penting. Jangan mudah percaya terhadap berita bohong, dan percayalah kepada para komandan satuan. Prajurit dan ASN TNI harus cerdas, dan cermat serta pandai memilah dalam memilih berita yang positif dan bermanfaat.

Tentang Tim Redaksi Website Kodam VI/Mulawarman 653 Articles
Tim Redaksi Website Kodam VI/Mulawarman

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*