KUNJUNGAN KERJA PRESIDEN RI JOKOWI KE KALSEL

KUNJUNGAN KERJA PRESIDEN RI JOKOWI KE KALSEL
KUNJUNGAN KERJA PRESIDEN RI JOKOWI KE KALSEL

Banjarmasin, (18/09) Presiden RI Joko Widodo terbang dari Jakarta ke Kalimantan Selatan untuk melakukan kunjungan kerja Jumat 15 September 2017.

Agenda kegiatan Presiden RI selama di Kalsel diantaranya membuka Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) X tingkat Nasional yang digelar di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Kota Banjarmasin.

Dalam kesempatan tersebut Presiden RI Joko Widodo mengingatkan kepada anak-anak semuanya, jangan takut bermimpi dan jangan pernah takut mempunyai cita-cita. Kita sedang membangun Negara kita Indonesia yang didalamnya anak-anak semuanya bias meraih impian apa pun,” ujarnya.

Usai membuka Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) X tingkat Nasional di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, kemudian Presiden RI Jokowi  menunaikan shalat Jumat di Masjid tersebut.

Selanjutnya Presiden RI Jokowi menghadiri acara penyerahan sertifikat tanah di Gedung Sultan Suryansyah Banjarmasin untuk menyerahkan 2.500 sertifikat hak atas tanah kepada penerima di Provinsi Kalimantan Selatan.

Presiden Joko Widodo mengemukakan bahwa Pemerintah akan terus mengupayakan pemberian sertifikat ini sebagai tanda bukti hak kepemilikan atas tanah kepada lebih banyak lagi masyarakat, tidak hanya di Kalimantan Selatan, tapi juga di seluruh Indonesia. Sebab, saat ini masih sangat banyak masyarakat yang belum memiliki pengakuan atas tanah yang mereka miliki. “Perlu saya sampaikan bahwa di seluruh Indonesia memang masih banyak yang harus dikejar.

Totalnya ada 126 juta bidang yang bersertifikat baru 46 juta bidang. Dulu di Kalimantan Selatan setiap tahun kurang lebih hanya 6 ribu sertifikat yang sudah keluar.  Saya minta ke Pak Menteri tahun ini target kita 140 ribu di sini harus keluar sertifikat,” tegas Presiden .

Pada sorenya, Presiden RI Jokowi dijadwalkan menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan di halaman Kantor Wali Kota Banjarmasin. Sebanyak 1.585 pelajar menerima KIP dan 1.002 keluarga yang memperoleh kartu PKH dalam pendistribusian tersebut. Besaran bantuan yang didapatkan para pelajar penerima bantuan ialah sebesar Rp 450 ribu per tahun untuk yang berada di tingkat SD, Rp750 ribu bagi yang berada di tingkat SMP, dan Rp1 juta bagi pelajar SMA atau SMK.  “Di dalam PKH ada anggaran Rp1.890.000. Itu dipakai untuk pendidikan anak, keperluan gizi anak-anak,” ujar Presiden saat memberikan sambutan.

Selanjutnya Presiden RI Jokowi berkunjung ke Universitas Muhammadiyah Banjarmasin merupakan acara terakhir Jokowi di Banjarmasin. Dalam kesempatan tersebut, Presiden mengatakan bahwa saat ini anak-anak muda yang merupakan generasi milenial, akan mempengaruhi pasar, lanskap ekonomi, dan lanskap politik global pada 5-10 tahun mendatang. Mereka adalah generasi yang memanfaat kangawai untuk memperoleh informasi.

Oleh sebab itu, Presiden mengingatkan pentingnya pendidikan karakter agar dapat mengantisipasi infiltrasi budaya melalui gawai yang tidak dapat dikontrol oleh siapapun itu.

Turut hadir mendampingi Presiden RI Jokowi diantarany Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Pangdam VI/Mlw Mayjen TNJ Sonhadji, S.I.P, M.M., Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dan Rektor Universitas Muhammadiyah Banjarmasih Ahmad Khairuddin, Kapolda Kalsel, Danrem 101/Antasari Kol. Arm M. Syafei K. beserta para Dansat TNI/Polri wilayah Kalimantan Selatan.

 

(Korem 101/Ant)

Tentang Tim Redaksi Website Kodam VI/Mulawarman 893 Articles
Tim Redaksi Website Kodam VI/Mulawarman

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*