PEMBINAAN TERITORIAL, WARGA SERAHKAN SENPI RAKITAN

PEMBINAAN TERITORIAL, WARGA SERAHKAN SENPI RAKITAN
PEMBINAAN TERITORIAL, WARGA SERAHKAN SENPI RAKITAN

Nunukan  (31/03) Satgas Pamtas RI – Malaysia Yonif 611/ Awang Long yang bertugas di Nunukan Kalimantan Utara (Kaltara) kembali mengamankan sepucuk senjata rakitan jenis penabur yang diserahkan secara sukarela oleh warga A.n. Sdr. Anto, umur 45 thn, Agama Islam, Suku Bugis, pekerjaan Wiraswasta, alamat Ds.Kunyit Kec.Sebuku. Kab. Nunukan Kaltim, senjata penabur tersebut diserahkan di Pos Dalduk Tembalang, Selasa 28 Maret 2017.

Dansatgas Yonif 611/Awang Long  Mayor Inf Sigid Hengki Purwanto menyampaikan  bahwa telah diserahkannya senjata rakitan/penabur tersebut berawal dari kedekatan antara warga dengan Prajurit TNI yang diawali dengan pertemuan Sdr. Anto umur 45 thn, dengan Prajurit TNI pada saat resepsi pernikahan anak Anto beberapa hari sebelumnya.

Mulai dari pertemuan itulah Sdr. Anto yang merupakan pemilik senjata rakitan/penabur  memiliki hubungan yang dekat dengan anggota TNI di Pos Dalduk Tembalang. “Semua berawal silaturahmi dan komunikasi yang baik dengan warga dan Prajurit TNI. Berawal dari itulah, warga yang memiliki senjata rakitan/penabur menyerahkannya dengan kesadaran sendiri ke anggota secara sukarela. Sama halnya dengan penyerahan senjata sebelumnya, karena pendekatan yang dilakukan anggota,” ungkapnya.

Pada selasa 21 Maret 2017,  Sdr. Anto menghubungi anggota TNI untuk datang ke rumahnya, guna mengambil pisang untuk dibawa ke pos. Dari situlah, Prajurit TNI mengetahui bahwa Sdr. Anto memiliki senjata rakitan/penabur.

“Dari penjelasan Sdr. Anto, senjata itu sudah lama tidak digunakannya, hanya ditaruh di belakang rumah kemudian anggota memberikan penjelasan agar senjata tersebut dapat disimpan di dalam rumah untuk menghindari penyalahgunaan oleh orang lain,” tuturnya.

Semenjak saat itu Prajurit TNI sering datang ke rumah Sdr. Anto untuk memberikan penjelasan mengenai kepemilikan senjata rakitan/penabur yang dilarang oleh UU Pemerintah.

Pada  pukul 15.00 Wita tadi Sdr. Anto datang ke pos untuk menyerahkan senjata rakitan/pebanur itu. “Sdr. Anto menyadari kalau memiliki senjata rakitan/penabur sam dengan melanggar UU Pemerintah, dan akhirnya yang bersangkutan menyerahkan senjatanya dengan sepenuh hati ke pos Dalduk,” ungkapnya.

(Satgas Yonif 611/Awang Long).

Tentang Tim Redaksi Website Kodam VI/Mulawarman 407 Articles
Tim Redaksi Website Kodam VI/Mulawarman

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*