PEMBEKALAN ANGKUTAN KODAM VI/MULAWARMAN

Alamat:
Markas Bekangdam VI/Mulawarman
Jalan Jenderal Sudirman No. 17 Balikpapan

Telepon : +62 542 424209
Fax : +62 542 424209

Website : http://www.bekangdam-mulawarman.mil.id
E-Mail Admin :  kontak@bekangdam-mulawarman.mil.id

SEJARAH BEKANGDAM VI/MULAWARMAN

Seiring dengan tuntutan tugas TKR dalam bidang pembekalan pada tanggal 1 Nopember 1945 dibentuk badan Pengumpul Markas Tertinggi TKR (BPMTTKR) yang berlambangkan helm dan padi kapas dengan tugas membekali kebutuhan tentara yang bertugas di lapangan.

Pada saat yang bersamaan dalam rangka mendukung mobilitas tentara dibentuklah Tentara Keamanan Rakyat Kereta Api (TKR-KA) yang dalam perkembangannya berubah menjadi TRI-KA dan kemudian Infantri “A” dengan gambar senapan silang yang bertugas melaksanakan penggeseran tentara dan logistik.

Dengan perkembangan situasi dan kondisi, pada tanggal 27 Desember 1949 dibentuk suatu organisasi yang bersifat gabungan dimana penanganan perlengkapan dan angkutan berada dalam satu organisasi bernama Dinas Perlengkapan dan Angkutan Tentara (DPAT) yang berada dalam “Staf Quarter Master”.

Berdasarkan keputusan Kasad pada tanggal 1 Desember 1951 DPAT dipecah menjadi dua organisasi masing-masing bernama:

Jawatan Intendans Angkatan Darat (DIAD) yang menangani fungsi intendans. dan

Jawatan Angkutan Angkatan Darat (DAAD) yang menangani fungsi angkutan.

Pada periode ini, berdasarkan keputusan Kasad tanggal 22 Juni 1952 telah diresmikan Pataka Intendans “Bhakti Ksatria Jaya” dengan gambar lumbung dan senapan pedang bersilang.

Jawatan Intendans Angkatan Darat (DIAD) kemudian menjadi Corps Intendans. Selanjutnya pada hari jadi Angkutan ke-12 tanggal 24 Maret 1958, Kepala Staf Angkatan Darat (Jenderal Mayor A.H. Nasution) menyerahkan Pataka Corps Angkutan “Sena Ananta Dharmagati” dengan gambar roda bersayap kepada Direktur DAAD (Kolonel Dr. Soewondo).

Sejak tahun 1952-1970 berbagai bentuk penugasan telah dilaksanakan baik Intendans maupun Angkutan antara lain: PRRI/Permesta, Penumpasan DI/TII, Peristiwa Trikora, Dwikora, Kontingen Garuda II, III, V, VI, VI dan Garuda VIII.

Perkembangan selanjutnya adalah pada tanggal 13 april 1970 Direktorat Intendans dan Angkutan mengalami reorganisasi yaitu:

Direktorat Intendans (DITINT) menjadiPusat Intendans Komando Pengembangan Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Pusint Kobangdiklatad) dan Komando Pembekalan Komando Logistik Angkatan Darat (Kobek Kologad).

Direktorat Angkutan (Ditang) menjadi Pusat Angkutan Komando Pengembangan Pendidikan dan Latihan Angkatan Darat (Pusang Kobangdiklatad) dan Komando Angkutan Komando Logistik Angkatan Darat (Koang Kologad).

Berdasarkan Skep Menhankam/Panglima ABRI tanggal 28 April 1976 Pusint Kobangdiklatad dan Kobek Kologad digabung menjadi Dinas Pembekalan Umum TNI AD (Disbekumad) dan Pusang Kobangdiklatad serta Koang Kologad digabung menjadi Jawatan Angkutan Darat Militer TNI AD (Janangratmilad).

Pada tanggal 26 Oktober 1983 Disbekumad dirubah lagi menjadi Jawatan Intendans TNI AD (Janintad).

Berdasarkan perintah operasi Kasad nomor 1 tanggal 22 September 1984 Janintad dan Janangratmilad dipersiapkan dalam menghadapi reorganisasi/ likwidasi menjadi Ditbekangad dengan landasan kerja tertuang dalam Skep Kasad nomor Skep/31/V/1985 tanggal 27 Mei 1985.

Reorganisasi Janintad dan Janangratmilad menjadi Ditbekangad, didasarkan pada Surat Keputusan Kasad nomor : Skep/796/IX/1985 tanggal 17 September 1985 dan mulai berfungsi secara administratif terhitung mulai tanggal 18 September 1985.

Peresmian pembentukan Ditbekangad dilaksanakan dalam suatu upacara di Jakarta pada tanggal 21 September 1985. Berdasarkan Skep Kasad nomor Skep/281/III/1986 tanggal 19 Maret 1986 telah disyahkan penggunaan tanda kesatuan Ditbekangad (Pusara) “Dharmagati Ksatria Jaya“.

Selama perjalanan organisasi Direktorat Pembekalan Angkutan Angkatan Darat, telah terjadi beberapa kali pergantian pimpinan dalam organisasi Ditbekangad yaitu:

Direktur I : Brigjen Tni H.A Bernardi.

Direktur II : Brigjen Tni Sutomo HD.

Direktur III : Brigjen Tni Sarmono W.

Direktur IV : Brigjen Tni Djoko Walujo.

Direktur V : Brigjen Tni A. Wachid, Sh.

Direktur VI : Brigjen Tni Rm. Noeryanto, Sh.

Direktur VII : Brigjen Tni Nasep Rahcmat,S.S.Sos.

Direktur VIII : Brigjen Tni Bamabang Rindarto,S.T., Sip.

Direktur IX : Brigjen Tni Djoko Darjatno,M.Sc

Direktur X : Brigjen Tni Anton Pramono

Direktur XI : Brigjen Tni Albiker Hutabarat

Direktur XII : Brigjen Tni Muktiyanto

Direktur XIII : Brigjen Tni Hadi Sutrisno sampai dengan sekarang

Kembalinya fungsi Intendans dan Angkutan yang dikelola dalam satu wadah organisasi, mengingatkan kita pada pengorganisasi pada tahun 50-an. Dimana pada saat itu fungsi Pembekalan Angkutan berada dalam organisasi Dinas Perlengkapan dan Angkutan Tentara (DPAT).

Atas dasar historis ini pula maka pada tanggal 27 Desember 1949 (berdirinya DPAT) ditetapkan sebagai hari jadi Pembekalan dan Angkutan Angkatan Darat dengan Skep Kasad nomor Skep/281/III/1986 tanggal 19 Maret 1986.

Pada tanggal 11 Pebruari 2004 Kasad mengeluarkan Keputusan nomor Kep/29/II/2004 tentang Pengesahan Penggunaan Lambang Tanda Kesatuan Pusara Direktorat Pembekalan Angkutan TNIAD “Dharmagati Ksatria Jaya”.

Pada tangal 12 Pebruari 2004 Kasad mengeluarkan Keputusan nomor Kep/21/II/2004 tentang Pengesahan Penggunaan Tanda Corps/Kecabangan Corps Pembekalan Angkutan (Cba) TNI Angkatan Darat.

Pada tangal  24 Maret  2004,  peresmian  Corps Pembekalan Angkutan berdasarkan Surat Telegram Kasad nomor ST/271/2004 tanggal 23 Maret 2004 tentang Pelaksanaan Peresmian Corps Pembekalan Angkutan (Cba) TNIAD di Maditbekangad dengan Irup Kasad.

Kepala Staf Angkatan Darat mengeluarkan keputusan nomor Kep/25/v/2007 tanggal 21 Mei 2007 tentang Organisasi dan Tugas Bekangdam.

Hari ini Bekang TNIAD diseluruh tanah air memperingati hari ulang tahun yang ke-64 dengan mengambil tema “Dengan Profesionalisme dan Soliditas yang Dilandasi Kekuatan Moral dan Kultural Bangsa, Prajurit Bekang Siap Mendukung Tugas Pokok TNIAD”

***