Yonif 611/Awang Long

BATALYON INFANTERI 611/AWANG LONG

RIWAYAT PEMBENTUKAN

Yonif 601 Brigade C sebagai cikal bakal berdirinya Yonif 611/Awl yang berkedudukan di Samarinda dan berjuang untuk menghimpun Kompi-kompi perjuangan pembentukan Model AD- 56 Kompi-kompi bekas KNIL.

Tanggal 25 Agustus 1950 dirubah menjadi Yonif 601 Brigade F berkedudukan di Balikpapan.

Dengan semakin mantapnya organisasi TNI AD maka pada tanggal 26 Juli 1952 direformasikan menjadi Yon ROI I RI-22.

Dengan terbentuknya Kodam IX/Mulawarman pada tanggal 1 Juni 1958 Yonif 601 dibawah Komando Kodam IX/Mulawarman.

Berdasarkan Skep Kasad : Kep-18/2/2/1967 tanggal 1 Maret 1967 nama satuan berubah menjadi Yonif 611 Kodam IX/Mulawarman.

Tanggal 24 Oktober 1970 Tunggul Yonif 611/Awl disyahkan dengan nama : “AWANG LONG“ sesuai Skep-59/10/1970. Sejak saat itu lengkaplah sudah sejarah terbentuknya Yonif 611/Awl

ARTI DAN MAKNA LAMBANG KESATUAN

  1. Nama LAMBANG YONIF 611/AWANG LONG diambil dari nama Pahlawan Kalimantan Timur yang hidup kurang lebih pada tahun 1843 di Tenggarong Kerajaan Kutai yang gigih berjuang melawan penjajah Kolonial Belanda dan Inggris terkenal dalam sejarah peristiwa “TOMBAK MARIS“.
  2. Burung Rajawali menukik kebawah dengan sayap terentang, kaki mencengkeram menggambarkan Rajawali adalah Raja dari segala Elang, disegani kawan maupun lawan karena keperkasaannya hal ini melambangkan Prajurit Awang Long yang gagah perkasa, bercita-cita luhur, berjiwa keras dalam mencapai tujuan mulia sesuai semboyan Prajurit Awang Long “PANTANG SURUT MENGABDI PADA KEBENARAN“.
  3. Warna merah pada dasar tunggul berarti prajurit Awang Long berjiwa berani, tegas dalam membela kebenaran dan keadilan.
  4. Nyala api berlidah tujuh menggambarkan Prajurit Awang Long sebagai pengawal Sapta Marga dengan semangat yang berkobar bagai panasnya nyala api.
  5. Pita Amsal warna putih dasar hitam berarti Prajurit Awang Long senantiasa siap membina dan menjaga persatuan dan kesatuan, berjiwa luhur dan tahan uji.
  6. DATA PENUGASAN OPERASI YONIF 611/AWL
  7. Januari 1951 : Penumpasan pemberontakan Ibnu Hajar di Tanah Grogot Kalimantan Timur.
  8. September 1953 : Penumpasan pemberontakan Kahar muzakar di Sulawesi Selatan.
  9. Desember 1956 : Penumpasan pemberontakan DI/TII di daerah Jawa Barat.
  10. September 1956 : Penumpasan pemberontakan Permesta di Kalimantan Selatan.
  11. April 1963 : Tugas OPS GOM-1 di Long Nawang.
  12. Oktober 1964 : Tugas OPS GOM-2 di Long Pahangai.
  13. Maret 1965 : Tugas OPS GOM-3 di Long Apari Kalimantan Timur.
  14. Januari 1968 : Tugas operasi Kayan 1 di bulungan Kalimantan Timur.
  15. September 1978 : Operasi Seroja di Timor-Timur.
  16. Nopember 1987 : Operasi Seroja Rotasi-1 di Timor-Timur.
  17. Nopember 1988 : Operasi Seroja Rotasi-2 di Timor-Timur.
  18. April 1993 : Operasi Teritorial di Timor-Timur.
  19. Januari 1997 : Operasi Seroja Timor-Timur dengan kekuatan 1 Kompi BP ke Yonif 613/Rja.
  20. September 1998 : 46 orang Tamtama BP ke Yonif 642/Kps melaksanakan Operasi Seroja Timor-Timur.
  21. Desember 1999 : Operasi pengamanan daerah rawan konflik di Maluku(Ambon).
  22. Mei 2001 : 1 Kompi Rajawali melaksanakan penugasan di daerah rawan Papua.
  23. Mei 2001 : 1 Kompi Bp ke Yonif 621/Mtg Melaksanakan Operasi pengamanan daerah perbatasan di NTT-Timor Leste.
  24. Juni 2002 : 1 Kompi Rajawali melaksanakan penugasan di daerah rawan Papua.
  25. Juni 2003 : Operasi pengamanan perbatasan NTT-Timor Leste.
  26. April 2006 : Operasi pengamanan perbatasan RI-Malaysia.

PRESTASI DAN KEBERHASILAN YANG MENONJOL

  1. Dalam tugas operasi Seroja Timor-Timur Tahun 1978 telah berhasil :
  • Merampas 356 pucuk senjata musuh.
  • Menangkap hidup-hidup 45 orang tokoh musuh pejabat Danton keatas.
  • Kenaikan pangkat luar biasa bagi anggota Yonif 611/Awl yang telah berprestasi sebanyak 90 orang Bintara dan Tamtama
  1. Dalam tugas operasi Seroja Timor-Timur Tahun 1987 s/d 1990 telah berhasil :
  • Merampas 7 pucuk senjata musuh.
  • Menangkap hidup-hidup 2 orang musuh.
  • Menembak mati 10 orang musuh.
  • Merampas dokumen penting musuh.
  1. Dalam tugas operasi Seroja Timor-Timur Tahun 1993 s/d 1994 telah berhasil :
  • Merampas dokumen penting.
  • Merampas logistik musuh.
  1. Dalam tugas operasi pengamanan daerah rawan Maluku Tahun 1999 s/d 2000, telah dinilai masyarakat Maluku dapat bersikap netral dalam pertikaian diantara 2 kubu, maka dengan kesadaran yang tinggi masyarakat Maluku telah menyerahkan beberapa pucuk senjata organik dan ratusan pucuk senjata rakitan beserta munisinya, bom molotov, busur dan anak panahnya serta jenis senjata tajam lainnya yang digunakan sebagai alat pertikaian.
  2. Dalam tugas operasi daerah rawan Papua 1 Kompi Rajawali Tahun 2001-2002 telah berhasil :
  • Merebut markas besar TPN/OPM.
  • Merampas senjata beserta munisinya.
  • Merampas dokumen penting musuh.
  • Merampas logistik musuh.
  1. Berdasarkan surat keputusan Kasad Nomor : Skep / 451 / XII / 2002 tanggal 2 Desember 2002, tentang Juara Lomba Pembinaan Satuan TNI-AD Tingkat Pusat TA. 2002 menetapkan Batalyon Infanteri 611/Awl sebagai Juara Harapan 1.

NAMA-NAMA PEJABAT DANYONIF 611/AWL

Cikal Bakal Batalyon Infanteri 611/Awl

DANYONIF 1 BRIGIF C

  1. LETTU INF WIRJONO, 1 JUNI 1950 s/d AGUSTUS 1950

DANYONIF 601 BRIGIF F

  1. KAPTEN INF SUPARDJO, AGUSTUS 1950 s/d OKTOBER 1950
  2. KAPTEN INF JP. SUALANG, OKTOBER 1950 s/d JULI 1952
  3. KAPTEN INF TA. PITOYO, JULI 1952 s/d JUNI 1954
  4. KAPTEN INF SUDARSONO, JUNI 1954 S/D OKTOBER 1955
  5. KAPTEN INF RATMOJO HATMO K., PEBRUARI 1955 s/d NOPEMBER 1955
  6. MAYOR INF BUSIRI, NOPEMBER 1955 s/d APRIL 1956
  7. MAYOR INF R. HANAFI, APRIL 1956 s/d APRIL 1958
  8. MAYOR INF SOETOYO, APRIL 1958 s/d PEBRUARI 1960
  9. MAYOR INF R. KUMPUL MURTADJI, PEBRUARI 1960 s/d PEBRUARI 1962
  10. MAYOR INF SOETOJO, PEBRUARI 1962 s/d MEI 1965
  11. MAYOR INF SORDIBYO, MEI 1965 s/d AGUSTUS 1965
  12. MAYOR INF JUSUF PROBO S., AGUSTUS 1965 s/d MARET 1967

DANYONIF 611/AWL

  1. MAYOR INF BUSRO SURO W., MARET 1967 s/d PEBRUARI 1969
  2. MAYOR INF SENTOT SUGIANTO, PEBRUARI 1969 s/d SEPTEMBER 1969
  3. MAYOR INF MUSNI, SEPTEMBER 1969 s/d NOPEMBER 1971
  4. MAYOR INF SAPANDA W, SEPTEMBER 1971 s/d MEI 1973
  5. MAYOR INF HERMAN MUSA KABE, MEI 1973 s/d OKTOBER 1974
  6. LETKOL INF KARSONO, OKTOBER 1974 s/d NOPEMBER 1977
  7. MAYOR INF SOEBIYANTO, NOPEMBER 1977 s/d JULI 1978
  8. MAYOR INF MUSLIM H, JULI 1978 s/d NOPEMBER 1978
  9. LETKOL INF SUDARSONO, NOPEMBER 1978 s/d AGUSTUS 1980
  10. MAYOR INF A. HAEDAR, AGUSTUS 1980 s/d APRIL 1981
  11. MAYOR INF SRIDONO, APRIL 1981 s/d MARET 1982
  12. MAYOR INF LUKMAN SAID, MARET 1982 s/d MEI 1983
  13. MAYOR INF EDI WALUYO, MEI 1983 s/d JUNI 1984
  14. LETKOL INF A. SUKAMSO, JUNI 1984 s/d JULI 1985
  15. MAYOR INF SUADI ATMA, JULI 1985 s/d SEPTEMBER 1985
  16. MAYOR INF HARI TJOKRO, SEPTEMBER 1985 s/d PEBRUARI 1987
  17. MAYOR INF DIDI HARMADJI, PEBRUARI 1987 s/d APRIL 1987
  18. MAYOR INF IMUR PANJI, APRIL 1987 s/d JANUARI 1988
  19. LETKOL INF HARI TJOKRO, JANUARI 1988 s/d JULI 1989
  20. MAYOR INF ARIEF BUDI SAMPURNO, JULI 1989 s/d JUNI 1990
  21. MAYOR INF DJOKO SUSILO UTOMO, JUNI 1990 s/d JUNI 1991
  22. LETKOL INF UNTUNG SUBAGDJA, JUNI 1991 s/d JULI 1992
  23. LETKOL INF AGUS DJUNARA, JULI 1992 s/d NOPEMBER 1994
  24. LETKOL INF HERRY RAMLAN J., NOPEMBER 1994 s/d JULI 1996
  25. MAYOR INF KABUL MULYANTO, JULI 1996 s/d JULI 1997
  26. LETKOL INF ASRUL ZAINUDIN, JULI 1997 s/d AGUSTUS 1999
  27. MAYOR INF SUKANTAR, AGUSTUS 1999 s/d MARET 2001
  28. MAYOR INF MUCHTAR LUTFI, MARET 2001 s/d MARET 2002
  29. LETKOL INF SUHARJONO, MARET 2002 s/d JANUARI 2005
  30. LETKOL INF MOCH. HASAN, JANUARI 2005 s/d NOPEMBER 2006
  31. LETKOL INF JONI WIDJAYANTO, S.Sos, NOPEMBER 2006 s/d NOPEMBER 2007
  32. LETKOL INF ACHDWIYANTO YUDI HARTONO, S.Sos, NOPEMBER 2007 s/d SEKARANG

NAMA-NAMA PEJABAT TERAS YONIF 611/AWL

  1. DAN YONIF 611/AWL: LETKOL INF ACHDWIYANTO YUDI HARTONO, S. Sos
  2. WADAN YONIF 611/AWL: MAYOR INF TUMITO SUSANTO
  3. PASI 1/INTEL YONIF 611/AWL: –
  4. PASI 2/OPS YONIF 611/AWL: LETTU INF RS. HERLAMBANG
  5. PASI 3/PERS YONIF 611/AWL: LETTU INF HENDRI DONAN
  6. PASI 4/LOG YONIF 611/AWL: –
  7. DOKTER YONIF 611/AWL: LETTU CKM dr. KADRI LUBIS
  8. PA BINTAL YONIF 611/AWL: KAPTEN INF RUFIS BAHRUDIN
  9. KEPRIM YONIF 611/AWL: LETTU INF I GEDE NARIADA
  10. DANKIMA YONIF 611/AWL: LETTU INF SUNARKO
  11. DANTON PIONER KIMA: –
  12. DANTON KESYON: LETDA CKM ASEP KUSNADI
  13. DANTON KOMUNIKASI: LETDA CHB WAWAN HERWANDI
  14. DANTON ANGKUTAN: –
  15. DAN KIPAN A YONIF 611/AWL: KAPTEN INF VICTOR ANDHIKA TJOKRO
  16. DANTON BANT: LETTU INF SUBARJA
  17. DANTON I: LETTU INF TOMMY YUDISTYO
  18. DANTON II: –
  19. DANTON III: –
  20. DAN KIPAN B YONIF 611/AWL: LETTU INF SOFYAN BAYU AJI
  21. DANTON BANT: –
  22. DANTON I: LETTU INF PANIDIANTO
  23. DANTON II: LETDA INF REZA FAHLEVI
  24. DANTON III: –
  25. DANKIPAN C YONIF 611/AWL: LETTU INF HASBULLAH, S. Ag
  26. DANTON BANT KIPAN C: –
  27. DANTON I: LETTU INF SUWARNO
  28. DANTON II: LETTU INF HERIK PRASETYAWAN
  29. DANTON III: LETDA INF SUJADI
  30. DANKIBANT YONIF 611/AWL: LETTU INF YULIUS MENRI SARUNGALLO
  31. DANTON SMS: –
  32. DANTON SLT: LETDA INF MARLON REINADL TUERAH
  33. DANTON MORSE: –

Demikian sejarah singkat Yonif 611/Awl Rem 091/ASN

***